You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
324 Siswa Baru SMPN 49 Diajari Wawasan Wiyata Mandala
photo Nurito - Beritajakarta.id

324 Siswa SMPN 49 Diajari Wawasan Wiyata Mandala

Sebanyak 324 siswa SMPN 49 Kramatjati, Jakarta Timur mengikuti kegiatan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB), Senin (27/7). Para siswa diajak untuk mengenal wawasan Wiyata Mandala dan Green School.

Kita ajak siswa untuk mengenal wawasan Wiyata Mandala

Kepala SMPN 49 Sri Sulastri mengatakan, saat ini MOPDB tidak lagi diwarnai dengan kekerasan. "Kita ajak siswa untuk mengenal wawasan Wiyata Mandala. Mereka juga diarahkan untuk membiasakan diri dengan pola hidup bersih dan sehat. Karena sekolah ini adalah sekolah hijau dan sehat," ujar Sri Sulastri.

Selain wawasan Wiyata Mandala, siswa baru juga diajari pemahaman tentang sekolah sehat, kesadaran berbangsa, OSIS, dan ekstrakurikuler. Selain itu program e-learning, tata tertib siswa dan kegiatan lainnya.

MOPDB Di Pulau Seribu Kedepankan Etika Dan Sopan Santun

Muhammmad Faras. (13), salah satu siswa peserta MOPDB mengatakan, materi MOPDB sangat bagus untuk diikuti. Selain diberikan pemahaman tentang wawasan Wiyata Mandala, juga diberitahu tentang kondisi kantin sekolah, ruang multi media, perpustakaan, komputer, dan hal-hal lain yang terkait dengan kegiatan di sekolah.

"Sangat senang karena materi MOPDB ini sangat banyak. Isinya semua menunjang untuk program pendidikan dan kesehatan. Sehingga kita tidak canggung walau baru menjadi siswa di sekolah ini," ujar Faras.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2494 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1313 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1058 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1058 personFakhrizal Fakhri
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye899 personDessy Suciati